Sabtu, 26 Mei 2012
Penulis Bebas, Bebas Menulis
Baru aja dapet ilmu dari fanpage Pak jonru tentang menulis bebas. Menulis adalah salah satu cara buat menuangkan ide dan fikiran kita kedalam sebuah guaratan kata. Entah medianya lewat pulpen dan kertas atau lewat Ms. Word. Sebuah karya tulis yang baik biasanya akan banyak dihargai dan laris dipasaran. Tapi terkadang ada juga sebuah karya tulis yang memiliki cita rasa tersendiri sehingga hanya orang tertentu saja yang bisa menikmatinya.
Tapi kalo menurut pandangan gw, sangat jahat sekali bila memaksa pembaca memeras otak untuk dapat mengerti isi dari tulisan kita. Tulisan yang mudah dimengerti adalah bacaan yang baik namun alur tulisannya nya yang dibuat sedikit agak kompleks sehingga dapat merangsang rasa penasaran pembaca.
Satu hal yang sering banget gw alamin, semangat untuk menulis sedang menggebu - gebu tapi ide tidak datang sama sekali. Sampe sempet kepikiran sama gw apa itu rahasi penulis hebat seperti raditya dika atau mira lesmana yang bisa menghasilkan karya tulis yang fresh?????
tapi setelah gw baca disini, sekarang saya jadi tahu bahwa sebagian besar penulis menggunanakan otak kanannya terlebih dahulu. Ptak kana menghasilkan pikiran bebeas yang cenderung spontanitas, berbeda dengan otak kiri yang digunakan untuk hal yang rumit dan sistematis. Sekarang yang gw pahamin adalah para penulis mengeluarkan apa yang ada di pikiran mereka terlebih dahulu tanpa peduli kosa kata atau pun proses editing. Proses editing ditengah penulisan justru dapat menghambat ide untuk masuk lagi. Setelah apa yang di pikiran kita sudah dikluerkan semua baru kita bisa menggunakan otak kiri kita.
Proses editing, pemilahan kata - kata, memeriksa ejaan, sampai penghapusan kata yang tidak perlu akan dilakukan oleh hasil pemikiran otak kiri. Menurut gw, yang terpenting dari itu semua adalah originalitas dari tulisan kita. Setiap orang punya caranya masing - masing dalam menumpahkan seseuatu. Jadi diri sendiri adalah langkah yang tepat untuk menunjukan bahwa ini adalah tulisan kita dan hasil karaya kita sendiri. Tidak salah memiliki acuan dalam menulis tapi jangan menirunya.
Don't be shy to cry
Kadang orang - orang menyebut meneteskan air mata adalah pekerjaan yang gak ada gunanya, cengeng, dan tidak menunjujkan kedewasaan. Namun bagi gw menangis terkadang dapat membuat hati lega dan lepas untuk sesaat. Bagi beberapa orang, tangis adalah suatu hal yang harus ditahan dan dilarang. Menangis dianggap sebagai aib bagi sebagian besar orang dewasa terutama pria. Tapi pada faktanya, semua orang dewasa pasti pernah menangis entah itu terkihat oleh orang lain atau ditutupi oleh diri sendiri.
Jujur aja gw pengen banget bisa menangis kalo lagi down. tapi ternyata gw gak bisa dan malah jadi ngebatin. kayaknya enak gitu bisa nangis ditambah teriak sekencang - kencangnya. Gak enak banget nahan battu di hati yang gak bisa dicairkan dengan menangis.
Pada dasarnya, menangis merupakan sebuah luapan emosi manusia bukan hanya pada saat sedih saja. Disaat senang, terharu, kagum akan sesuatu, dan saat teringat dosa kita kepada tuhan kita sering kali ingin meneteskan air mata. Lakukan saja dan tidak usah ditahan. Ada masa,waktu, dan event tersendiri kita diperbolehkan menangis. Hal itulah yang harus kita cermati, bukan dengan sok kuat menaha tangis. Guru agama gw waltu di SMA Bpk. Suhendar pernah bilang bahwa orang yang sulit untuk menangis adalah orang yang keras hatinya. omongan itu yang masih gw inget dan menyadarkan gw apakah gw termasuk orang yang keras hatinya.........
Tapi dari apa yang gw alamin, ternyata hati itu ibarat cermin dari diri kita sendiri. Dari situ kita bisa berkaca. Bersihkan dulu cermin kita dan kita akan bisa melihat sisi lembut dan keras kita dan bagaimana cara kita memanage 2 sisi yang berlawanan tersebut.
Untuk itu, menangis terkadang dapat membuat hati kita sedikit tenang karena luapan emosi dalam diri kita dapat keluar dari dalam. Namun bila luapan emosi tersebut keluar terlalu deras, kita bisa terseret kedalam tanis yang gak ada berhentinya.....
Jujur aja gw pengen banget bisa menangis kalo lagi down. tapi ternyata gw gak bisa dan malah jadi ngebatin. kayaknya enak gitu bisa nangis ditambah teriak sekencang - kencangnya. Gak enak banget nahan battu di hati yang gak bisa dicairkan dengan menangis.
Pada dasarnya, menangis merupakan sebuah luapan emosi manusia bukan hanya pada saat sedih saja. Disaat senang, terharu, kagum akan sesuatu, dan saat teringat dosa kita kepada tuhan kita sering kali ingin meneteskan air mata. Lakukan saja dan tidak usah ditahan. Ada masa,waktu, dan event tersendiri kita diperbolehkan menangis. Hal itulah yang harus kita cermati, bukan dengan sok kuat menaha tangis. Guru agama gw waltu di SMA Bpk. Suhendar pernah bilang bahwa orang yang sulit untuk menangis adalah orang yang keras hatinya. omongan itu yang masih gw inget dan menyadarkan gw apakah gw termasuk orang yang keras hatinya.........
Tapi dari apa yang gw alamin, ternyata hati itu ibarat cermin dari diri kita sendiri. Dari situ kita bisa berkaca. Bersihkan dulu cermin kita dan kita akan bisa melihat sisi lembut dan keras kita dan bagaimana cara kita memanage 2 sisi yang berlawanan tersebut.
Untuk itu, menangis terkadang dapat membuat hati kita sedikit tenang karena luapan emosi dalam diri kita dapat keluar dari dalam. Namun bila luapan emosi tersebut keluar terlalu deras, kita bisa terseret kedalam tanis yang gak ada berhentinya.....
BT sangat
Gw BT sangat malem ini. Pengen ada yang dikerjain tapi gak mau kerja yang berat - berat juga, gimana dong jadinya?...............
yaudah mending gw nulis aja hahahahaha. gak penting sih apa yang gw tulis sekarang karena apa yang ada di fikiran gw, spontan saat itu juga gw tumpahin. Padahal di tv lagi ada intermilan lawan timnas. Tapi basi banget udah tau siapa yang menang. Ngomongin soal BT itu sendiri, yang gw rasain adalah kalo keadaan BT itu sebenernya kita yang buat sendiri. kalian bisa buat keadaan seru versi kalian sendiri. Keadaan seru gak harus berisik atau banyak orang naum keadaan seru tersendiri bisa lahir dalam keadaan hening dan sepi sekalipun. Namun apa yang gw alamin selama ini, Gw BT kalo gak ada yang bisa gw ajak ngobrol atau aja sharing. Makannya gw suka kelimpungan banget kalo HP gw sepi.
Keadaan lo semakin BT kalo liat orang yang lagi asik pacaran. Miris banget disaat kita kesepian dan kita liat ada orang yang lagi happy disana hahahaha. sifat manusiawi emang kalo kita sedih liat orang terdekat kita sedih, tapi kita lebih sedih lagi kalo liat orang yang lagi bahagia di samping kita. hehehehehe
at last, semua orang punya caranya masing - masing buat ngilangin bosen mereka.
yaudah mending gw nulis aja hahahahaha. gak penting sih apa yang gw tulis sekarang karena apa yang ada di fikiran gw, spontan saat itu juga gw tumpahin. Padahal di tv lagi ada intermilan lawan timnas. Tapi basi banget udah tau siapa yang menang. Ngomongin soal BT itu sendiri, yang gw rasain adalah kalo keadaan BT itu sebenernya kita yang buat sendiri. kalian bisa buat keadaan seru versi kalian sendiri. Keadaan seru gak harus berisik atau banyak orang naum keadaan seru tersendiri bisa lahir dalam keadaan hening dan sepi sekalipun. Namun apa yang gw alamin selama ini, Gw BT kalo gak ada yang bisa gw ajak ngobrol atau aja sharing. Makannya gw suka kelimpungan banget kalo HP gw sepi.
Keadaan lo semakin BT kalo liat orang yang lagi asik pacaran. Miris banget disaat kita kesepian dan kita liat ada orang yang lagi happy disana hahahaha. sifat manusiawi emang kalo kita sedih liat orang terdekat kita sedih, tapi kita lebih sedih lagi kalo liat orang yang lagi bahagia di samping kita. hehehehehe
at last, semua orang punya caranya masing - masing buat ngilangin bosen mereka.
Kamis, 24 Mei 2012
Suara Semut
Tak satupun harapan mereka disuarakan oleh para mahluk
terhormat
Raiblah berhektar-hektar hutan hutan para semut karena ulah
para bedebah
Tanpa sadar mereka hidup bahagia di tengah para
peminta-minta yang marah dan kelaparan
Tak sadarkan mereka bahwa dunia itu fana?
Belenggu reformasi kini sudah tak tahu lagi kemana gaungnya
Mungkin kini para semut bersuara tanpa harus perantara
Menyuarakan gula yang seharusnya mereka dapatkan
Mengambil kembali hutan yang telah dicuri para bedebah
Arti sebuah investasi
Oleh : Wildan Alief Pradhito
Keterpurukan bisa datang kapan saja
Tak ada janji atau komitmen namun terjadi secara wajar
Padahal semua orang tidak menginginkannya bukan????
Namun semua manusia harus merasakannya agar menjadi hebat
Merasa tidak adil??? Memang hidup ini tak ada yang adil
Jadi nikmati saja !!!!!
Kita harus jatuh supaya kita tau cara bangun
Itu yang ibumu pernah bilang dulu
Tapi kenapa tak langsung saja ajari bangun ?????
Kenapa harus merasakan sakitnya jatuh dulu ????
Sakitnya jatuh adalah investasi masa depanmu
Bila kamu sudah jatuh, kamu sudah tau pointnya
Perbaiki dan tingkatkan yang lain
Karena bagaimanapun hidup harus berjalan bukan
Tegakan kembali badanmu dan berjalanlah walau tergopoh –
gopoh
Biarkan kenangan masa lalu jadi koleksi film box officemu
Sisi Lain Ryan
Oleh : Wildan Alief Pradhito
“ayo cepat lari, sebentar lagi
gerbangnya akan saya tutup”, teriak satpam sekolah pada anak – anak yang masih
dilur sekolah
“Cepetan yan, ntar kita telat lagi,
kemarin kita baru dapet SP dari kepala sekolah kan”
“iya ini juga gw lari udah paling cepet
di...”
Danu
dan budi pun berlari secepat mereka bisa. Mereka baru saja mendapatkan
peringatan dari kepala sekolah kemarin karena sudah telat lebih dari 3 kali.
Ketika gerbang sekolah pun sudah menyempit pun mereka akhirnya bisa masuk
secara dramatis, persis dalam film action. Mereka berjalan menuju kelas mereka.
Ketika dalam perjalanan ke kelas datang shinta bersama gerombolannya tari dan
dara.
“selamat pagi danu, capek ya? Sini aku
bantuin tapi ajarin aku fisika ya nanti sore”, kata shinta merayu danu
“owh tenang ladies, nanti gw ajarin, gak
usah capek – capek”, kata danu dengan mulai sok cool
“Ryan cape juga ya, sini aku lap
keringetnya”, kata dara dan tari sambil mengambil tisu
“uukkkhhh, kasian banget sih harus lari
– lari supaya gak telat”, rayu tari sambil mengelap keringat ryan.
Danu
yang paham dengan sikap ryan sudah khawatir dengan apa yang akan terjadi
nantinya. Ryna pun hanya bisa diam tak menghiraukan rayuan dara dan tari.
Mukanya sontak memerah dan bibirnya seperti menahan sesuatu untuk dikatakan
danu berusaha menahan ryan.
“udah dulu ya ladies, kta mau masuk kela
dulu”, kata danu sambil meraik ryan
“apasih kamu danu, ryan lagi cape...
sini biar istirahat dulu” kata dara sambil memegang tangan ryan dan terus
mengelap keringat ryan sambil mengipasi ryan
Danu
pun tak bisa menrai ryan dan sonta ketika muka ryan sudah sangat merah, dia pun
akhirnya melapaskan tangannya dari tangan dara dengan keras dan sontak marah
kepada ketiga teman wanitanya itu.
“apasih kalian cw – cw gak punya otak
semua!!!! PR gitu aja gak bisa ya sampe harus ngerayu orang??????? Udah lepasin
gw!!!!!”, kata Ryan dengan marah dan langsung meninggalkan danu dengan ketiga
genk wanita tersebut.
Shinta,
dara, dan tari pun sangat kaget dengan perlakuan Ryan yang kasar dan mengarah
merendahkan mereka. Dara bahkan sudah menangis dari tadi. Dengan terpaksa danu
pun menjelaskannya. Ryan memang sangat tidak senang bila ada wanita cantik yang
mendekatinya. Danu pun tidak tahu kenapa dia bisa seperti itu. Danu pun
menceritakan bahwa dulu Ryan pernah membentak seorang SPG di Mall karena terus
mendekati ryan.
Ryan
adalah murid yang cerdas dan berprestasi disekolahnya tapi dia juga terkenal
punya sisi lain yang sulit dimengerti oleh teman – temanya. Dia sangat akrab
dan solider pada teman – temannya yang pria tapi jika dengan teman wanitanya,
dia bahakan hampir tidak kenal sama sekali. Bahkan cenderung tidak peduli pada
wanita. Bahakn sampai beredar gosip bahwa Ryan itu adalah seorang homo seksual.
Namun bila ditanya oleh Danu., Ryan bilang sangat menggilai wanita namun bukan
sembarang wanita.
Pagi
itu Ryan pun masuk ke kelas bersama Danu. Ketika pelajaran fisika baru saja
dimulai, gur masuk bersama seorang murid perempuan cantik menggunakan kerudung.
Bu guru pun memperkenalkan gadis itu
“anak – anak kenalkan ini adalah Hana,
dia pindahan dari aceh”
Hana
pun dipersilakan memilih tempat duduk yang disukainya. Dan tempat duduk yang
masih kosong adalah bangku paling belakang disebelah Ryan. Hana dengan muka yang
cantik dan ayu datang ke bangku belakang menempati bangku sebelah ryan
tersebut.
“hy saya Hana, saya baru aja pindah dari
aceh”, sapa Hana denga ramah
“Owh, kamu mending duduk di depan aja
deh disini gak keliatan ke depan soalnya”, jawab Ryan dengan jutek.
Hana
pun heran dengan sikap perkenalan rya yang menurutnya jau dari ramah padahal
dia sudah mencoba menyapa dan berkenalan seramah mungkin. Tanpa menghiraukan
perkataan Rayan barusan, Hana pun langsung duduk disebelah Ryan.
“kok lo langsung duduk gitu aja sih? Gw
kan belum jawab gw mau apa gak lo duduk disini!!!!” , Ryan langsung menyentak
Hana.
Hana
pun heran dengan sikap Ryan. Seumur hidupnya Hana baru bertemu pria yang
sombongnya setengah mati padahal tampang ryan hanya sekedar pas – pasan dan
tidak tampan. Hana pun sontak langsung pindah dan tidak berbicara apa – apa.
Hana pindah ke bangku paling depan di sebelah Danu. Hana pun berkenalan dengan
Danu dan dia pun menanggapinya denga senang, berbeda dengan sikap Ryan tadi.
Sementara itu di bangku paling belakang, wajah Ryan sudah nampak memerah dan
terlihan menahan marah. Ketika waktu istirahat, danu pun mulai berbicara dengan
Hana.
“maafin temen gw tadi ya, dia gak jahat
kok Cuma dia punya sisi lain yang gw sendiri gak tau apa penyebabnya”, kata
Danu.
“iya gak apa – apa mungkin gw nya aja
kali yang sok akrab”, kata hana dengan muka yang agak BT.
“gak kok han lo udah cukup friendly
untuk temen yang baru di kenal. Ryan emang kaya gitu kalo ketemu cw gak tau
kemana dia suka tiba – tiba marah kalo ditanya sama cw apalagi kalo jarak
ngobrolnya deket”, danu menjelaskan kepada Hana.
“owh gitu.. pantesan kok dia kaya yang
kesurupan gitu ya pas gw tanya padahal awalnya mukanya biasa aja dan terlihat
ramah”,
“emang dia ramah banget kok kalo ke
temen – temen yang cowo. Gw juga gak tau kenapa dia bisa kaya gitu kalo ke anak
cw. Dari pertama kelas 1 SMA dulu gw sebenernya pengan cari tau penyebabnya apa
supaya gw tau jalan keluarnya”, katta danu dengan sok cool
“ayo gw bantuin, keluarga gw itu
kebanyakan psikolog jadi sedikit gw paham deh. Hypno terapi juga gw bisa”, kata
hana dengan begitu antusias.
Danu
yang mendengar itu pun sontak langsung seperti orang yang senang sekali.
Akhirnya dia menemui patner untuk menyembuhkan sahabatnya itu dan yang lebih
senang lagi, ternyata patnernya adalah seorang cw cantik. Mereka pun mulai
mencari tahu penyebab sisi lain dari ryan. Setiap hari Hana mencoba bicara pada
Ryan namun dia selalu saja emosi dan marah tiba – tiba seperti hulk. Tapi Hana
tidak menyerah, dia mencoba bicara kepada Ryan secara pelan – pelan namun
hasilnya nihil. Hana melakukan itu hampir 2 bulan lebih. Hana semakin penasaran
karena Ryan adalah murid yang pintar dan ramah kepada teman – teman cowoknya.
Pada
suatu hari danu pun mempunyai ide. Dia hendak mengikuti Ryan pulang kerumahnya
dan bagaimana jika dia berbicara kepada ibunya. Danu berfikir bila ia sangat
benci kepada wanita, apakah ia juga membenci ibunya atau bibinya dan alasan
Danu pun cukup masuk akal untuk dimengerti oleh Hana. Siang itu sepulang sekolah
Danu dan Hana pun membuntuti Ryan pulang. Mereka pun mengikuti ryan dari mulai
masuk bis kota sampai membuntuti Ryan naik ojek di belakanganya. Sampai pada
akhirnya mereka sampai di depan ruma Ryan. Ryan pun masuk rumah dan seperti
biasa dia mencium tangan ibunya. Hana pun semakin heran ternyata ryan sangat
sopan kepada ibunya dan kepada pembantunya yang ternyata juga seorang wanita
cantik.
“Han kita masuk aja yu? Kita tanyain aja
langsung sama ibunya”
“yah jangan doang entar kalo ketahuan
Ryannya gimana?”
“ayolah dari pada gini terus capek
doang, jawabannya gak ketemu”, kata Danu meyakinkan Hana.
“Ya ayo deh...”, kata Hana dengan agak
berat.
Mereka
berdua pun masuk. Mereka mengetuk pintu dan mengucapkan salam, pintu pun
terbuka dan terlihat ibu ryan yang menbukakan pintu.
“ kalian siapa ya?” tanya ibu Ryan.
“kami temannya Ryan tante”, kata Danu.
“Owh Ryan nya dikamar tuh lagi tidur”,
kata ibu nya Ryan.
“kalo kita mau ngobrol sama tante
bisa?”, tanya Hana.
“ada apa ya?, ayo masuk dulu”, ajak Ibu
Ryan.
Hana
dan danu pun menceritakan maksud kedatangan mereka. Ibu Ryan pun sudah
mengetahui sisi lain dari anaknya tersebut dan menceritakan penyebabnya. Ryan
adalah anak seorang keluarga yang kaya. Ayah dan ibunya sangat sibuk bekerja
sehingga ryan sering ditinggalkan sendiri. Karena khawatir bila ryan sendirian
dirumah, ibu ryan pun menyewa seorang baby sitter wanita yang muda dan berparas
cantik dari sebuah jasa penyedia baby sitter terkenal. Pada mulanya ibu ryan
melihat tidak ada yang aneh pada ryan. Namun ketika teman – teman ibu ryan yang
notabene wanita datang ke rumah, ryan seketika berubah menjadi emosi seperti
hulk yang berubah menjadi hijau. Ibu rayan mengira itu karena anak kecil yang
sedang cengeng saja tapi lama – kelamaan kejadian itu selalu terjadi bila ryan
melihat wanita. Dan setalah diselidik lebih jauh oleh ibunya, ternyata Ryan
selalu dimarahi dan di siksa oleh baby sitternya itu. Ibu Ryan sudah sering
membawa ryan ke dokter kejiwaan atau psikolog tapi selalu tidak pernah
berhasil.
Hana
pun menceritakan sebuah metode hypnoterapi yang bisa menghapus beberapa ingatan
manusia. Ibu Ryan pun menyetujui ajakan Hana tersebut. Hana, Danu, dan ibu Ryan
masuk kekamar Ryan yang saat itu sedang tertidur. Hana pun memegang tangan Ryan
dan mulai melakukan hypnoterapi. Sontak Ryan pun seperti mengigau dan menangis
sambil berkata
“Ibu jangan sibuk terus doang, jangan
sibuk terus dong” kata Ryan berkali – kali.
Hana
pun melakukan penghapusan memory dengan mensugesti dan meminta ryan untuk
melupakan bahwa dia tidak pernah bertemu baby sitter tersebut. Sontak dia pun
bangun dan ibunya langsung memeluk ryan. Dan ternyata berhasil dia tidak marah
ketika melihat Hana dan mereka mengobrol denga akrabnya ditemani danu. Ryan pun
kinimenjadi anak yang normal dan akrab dengan anak gadis. Ryan dan Hana pun
semakin akrab dan menjadi sahabat dan membentuk kelompok belajar bertiga
bersama Danu.
Do What’s I Love
Gw sendiri gak tau apakah
sebenarnya ini gw udah jadi anak yang baik atau belum. Tapi gw sendiri merasa
belum jadi anak yang bisa membahagiakan orang tua gw sepenuhnya. Kerjaan gw
Cuma main, makan, minta duit, pulang malem dan tidur lagi. Smentara prestasi gw
di kampus gw rasa gak sebanding dengan uang yang udah di keluarin sama ibu
bapak gw. Jujur selama ini beban beban berat yang gw tanggung sebagai anak
pertama, kakak panutan adik – adik gw menjadi sandungan mental tersendiri. Dulu
waktu SMA sampai dengan sekitar smester 3, gw balajar dengan enjoy dan
hasilnyapun cukup memuaskan. Tapi sekarang seolah terbuka pikiran gw tetntang
keadaan luar, gw seolah jadi lebih hati – hati dalam bertindak dan berfikir
namun terkesan lamban dalam pengambilan keputusan dan bertindak. Rasa malas
yang sekarang ini jadi teman buat gw seolah gak mau berangkat dari dalam hati
yang menjadi dasar gw buat bertindak. Hal ini yang gw rasa menjadi penghalang
buat gw maju ngebut.
Berusaha buat merubah keniasaan
lama menjadi suatu pelajaran sangat sulit emang tapi bukan tidak bisa. Sekarang
permasalahnnya adalah mau atau tidak kita melakukannya. Godaan dan cobaan pasi
selalu ada. Bagaimana kita menyikapinya adalah kunci lulus atau tidaknya kita
dalam menjalani hidup. Sekarang mengingat keadaan gw yang bisa dibilang sedang
mencoba berjalan dari kejatuhan, gw selalu berusaha melakukan apa yang gw bisa
dari hal yang kecil sampai hal yang besar. Membuat orang terdekat kita bahagia
adalah arah tujuan yang jelas yang harus gw capai. Terus berkarya membuat apa
yang gw bisa sekarang ini adalah salah satu jalan yang terang yang terus gw
ikuti sampai ketemu ujungnya. Walaupun Cuma karya – karya yang amatiran, tapi
semua itu adalah hasil sendiri dan dari hati gw sendiri.
Untuk sementara ini kegiatan menulis
yang gw lakukan sehari – hari dapat mengalihkan semua beban gw. Disaat gw gak
tau harus berbuat apa, membuat sebuah catatan kecil dalam notebook terasa
sangat menyenangkan dan membuat fikiran gw lepas. Walaupun sebenarnya dulu gw
sangat gak suka banget pelajaran bahasa indonesia, tapi sekarang gw amat
menyenangi apa yang diajarkan dalam mata pelajaran tersebut. Kuncinya Cuma
satu, kita melakukannya dengan kesenangan dan untuk kepuasan hati. Buakan
dipaksa oleh guru dan dapet nilai bagus semata. Kalau dalam pelajaran bahasa
indonesia tema tulisan gw sudah ditentukan oleh guru sedangkan sekarang, gw
bebas menulis apa yang gw mau tanpa ada batasan dan larangan. Dan setelah gw
pikir lebih lanjut, apa yang gw jalani selama ini kebanyakan hanya untuk memenuhi
standar dan syarat saja tanpa gw senangi satu dari mereka. Namun hal kecil yang
sebenarnya sangat gw sukai kerap kali terabaikan dan bahkan gak bisa gw jangkau
sama sekali. Jadi untuk saat ini gw putuskan untuk menjalani hidup seperti apa
yang gw gw sukai selama itu gak merugikan orang lain. KEEP WRITING !!!!
Langganan:
Postingan (Atom)






